CARA MEMBUBUT ALUR DALAM
1. pemasangan benda kerja
Benda yang akan dibuat ulur dalam
pertama-tama harus dibubut dahulu dan berukuran sesuai dengan ukuran yang telah
ditentukan, pemasangan pada mesin bubut dapat di jepit pada cekam atau di
antara dua senter, pada batas alur harus di buat dahulu suatu ukuran alur yang
dalamnya sama dengan dalam alur yang akan di buat.
2.Pemasangan
pahat alur
Pahat yang dipakai adalah pahat alur
dalam,jika alur yang dibuat alur dalam,
maka sudut pemotongan pahat harus di asah 55, untuk memeriksa besar sudut ini
kita pakai pengukur alur, letak pahat di atur setinggi senter dan ke dudukan
kedua sisi mata pemotongannya harus sama terhadap benda kerja,untuk memeriksa
kedudukan tersebut kita pakai pengkur alur,
Caranya ialah:
pengukur kita pegang dengan
tangan kiri dan tempatkan pada benda kerja atau poros kepala lepas, eretan
lintang kita putar dengan tangan, kanan hingga ujung pemotong pahat masuk pada
alur pengukur,selanjutnya kita atur kedudukan pahat itu sehingga sesuai dengan
alur tadi, kemudian baut pengikat rumah-rumah pahat kita keraskan.
3.Memeriksa pengaturan bubut alur
Diwaktu membubut alur putaran mesin harus di
ataur dengan kerja ganda, pada mesin yang modern pengaturan kecepatan dalam
membuat alur ini sudah tercantum pada daftar yang terpasang pada mesin itu,
dalam hal ini kita tinggal mengatur kedudukan batang-batang pengatur(handle)
sesuai dengan kedudukannya.
4.Memeriksa putaran mesin
1.Aturlah putaran mesin dengan kerja ganda
misalnya pada 44 putaran tiap menit
2.Jalankan mesin kemudian tekan batang
penggerak manual untuk menggerakkan eretan.
3.Setelah pahat bergerak, matikan mesin,
batang penggerak manual alur tidak diangkat.
4. Jalankan lagi mesin itu, saat cekam atau
pembawa mulai berputar hitunglah
putarannya dengan berpedoman pada garis yang dibuat.
5. Jika sudah berputar 10 kali, angkatlah
batang penggerak manual itu dan matikan mesin.
6. Ambillah jangka sorong dan periksa jarak
alur yang di tentukan.
5.Memeriksa
kedudukan pahat alur
Untuk
menghindari patahnya ujung pahat pada taraf mendekati penyelesaian, penambahan
penyayatan itu hanya di lakukan oleh eretan lintang saja dengan sanyatan yang
tipis, sedangkan pada tingkat penyelesaian penyayatan pahat harus diulah
beberapa kali tanpa penambahan pemakanan.
Terahir jalankan
mesin dan lakukan perlahan-lahan penyatan hingga selesai dan sampai tujuan
ukuran yang di inginkan.
0 komentar:
Posting Komentar